Menu Close

Cara Kerja listrik 3 Phase dengan Koneksi Star dan Delta

Cara Kerja Listrik 3 Phase

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana cara kerja dari listrik 3 phase, tentunya kita harus mengenal lebih jauh mengenai sistem kerjanya. Terutama dari metode kelistrikan tersebut terlebih dahulu, bukan?

Seperti yang telah kita ulas di atas, sistem 3 phase dalam kelistrikan pada umumnya membutuhkan 4 kabel untuk dapat beroperasi. Dimana 3 kabel fasa berfungsi sebagai konduktor yang bertujuan untuk pembangkitan, transmisi, dan juga distribusi. Lalu 1 kabel lagi berfungsi untuk ground karena bersifat netral.

Pada sistem kelistrikan dengan 3 fasa, daya yang terdapat pada rangkaian tidak akan terputus. Hal ini karena jika salah satu sistem terhambat atau bermasalah, maka sistem yang lain akan bergantian memasok daya.

Untuk fasa penghubungnya, kelistrikan dengan sistem 3 phase memiliki beberapa jenis koneksi. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya mengenai rangkaian star delta  yang bisa Anda pelajari.

  1. Star Conection (Koneksi Bintang)
Star Conection
Star Conection

Pada sistem 3 fasa koneksi bintang, Anda membutuhkan 4 buah kabel yang nantinya akan digunakan untuk menyusun rangkaian. Kabel ini nantinya akan digunakan sesuai dengan fungsinya. Yaitu 3 kabel akan dimanfaatkan sebagai konduktor fase, lalu 1 kabel sisanya akan dijadikan sebagai konduktor netral.

Jenis sambungan dengan koneksi bintang pada umumnya digunakan untuk transmisi jarak jauh. Karena memiliki titik netral, maka rangkaian jenis ini akan dapat mengatasi masalah apabila terjadi ketidakseimbangan arus.

Pada sistem 3 fasa jenis tersebut, biasanya akan menghasilkan 2 jenis tegangan yang berbeda. Tegangan yang dihasilkan oleh fasa tunggal dan nertral adalah 230 volt. Sedangkan tegangan yang dihasilkan oleh fasa ganda adalah 440 volt.

  1. Koneksi Delta
Koneksi Delta
Koneksi Delta

Untuk sistem kelistrikan 3 phase dengan koneksi delta, Anda hanya perlu menggunakan 3 kabel saja. Jadi, rangkaian tersebut tidak membutuhkan titik netral. Hal ini karena tegangan yang disalurkan pada rangkaian delta sama dengan tegangan fasa.