Sejarah Lari Jarak Pendek

Sejarah lari jarak pendek, menyimpan berbagai kisah menarik di dalamnya. Jadi tidak heran jika banyak masyarakat yang tertarik untuk mengetahui asal usul dari permainan satu ini. Olahraga lari jarak pendek, sering juga diperlombakan dalam berbagai ajang bergengsi. Mulai dari acara kekerabatan antar atlet lari dari seluruh daerah hingga Olimpiade setingkat internasional.

Kisah Yunani yang Terkandung di dalam Sejarah Lari Jarak Pendek

Sejarah Lari Jarak Pendek

Mengapa dikaitkan dengan zaman Yunani? Karena pada masa Yunani kuno, olahraga lari pendek dikenalkan ke masyarakat luas. Tepatnya, di tahun 776 sebelum masehi. Kala itu, permainan ini merupakan satu-satunya yang masuk ke dalam daftar jenis perlombaan yang diselenggarakan saat Olimpiade.

Barulah, setelahnya mulai dikembangkan lagi beberapa jenis olahraga lainnya saat penyelenggaraan Olimpiade berikutnya. Olahraga tersebut di antaranya ada bela diri, lempar tombak serta memanah. Tercatat di tahun 1896 saat memasuki era modern, cabang olahraga lari kembali diadakan lomba saat perayaan acara Olimpiade modern di Athena, Yunani.

Mulai dari saat itulah, olahraga lari jarak pendek atau dikenal dengan istilah sprint ini, ditetapkan dalam setiap ajang perlombaan Olimpiade. Tidak hanya saat Olimpiade saja, beberapa acara lainnya juga sering kali menyelipkan perlombaan olahraga lari pendek. Karena asal muasalnya berasal dari Yunani, maka dapat dengan cepat cabang olahraga lari pendek dikenal di seluruh dunia.

Indonesia sendiri, memiliki beberapa nama yang terkenal sebagai atlet pelari yang handal. Salah satunya adalah Muhammad Zohri yang berhasil meraih rekor tertinggi serta sprinter termuda yang mencetak angka 10,15 detik. Lalu, di tingkatan internasional, nama Usain Bolt dikenal dengan rekor waktunya yakni 9,58 detik untuk arena lintasan sepanjang 100 meter.

Peraturan dalam Pertandingan Olahraga Lari Jarak Pendek

Dalam sebuah pertandingan, pasti terdapat aturan yang harus diikuti oleh setiap peserta. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban serta menjunjung rasa keadilan. Jika tidak diberlakukan sebuah peraturan, maka pertandingan akan berlangsung ricuh atau bahkan tidak dapat dilangsungkan sama sekali. Berikut ini adalah beberapa poin penting yang terdapat di dalam peraturan olahraga lari jarak pendek. Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Memperhatikan garis

Kalian pasti tahu dalam setiap pertandingan lomba olahraga, terdapat garis awal atau start dan garis akhir atau finish. Kedua garis ini memiliki peran yang sangat penting. Biasanya, baik garis awal atau akhir, memiliki lebar sebesar 5 cm yang berbentuk siku-siku. Termasuk juga batasan tepi yang ada dalam arena lintasan lomba lari.

2. Penetapan panjang lintasan

Jarak lintasan lomba lari, mulai diukur dari batas tepi garis awal hingga ke batas tepi garis akhir. Saat menentukan batasan garis akhir, diambil dari garis batasan yang paling mendekati dengan garis start sebelumnya.

3. Aba-aba

Aba-aba atau ancang-ancang diinformasikan saat berada pada garis start. Setiap peserta lomba lari, diberikan aba-aba sebanyak 3 kali, diantaranya ada posisi bersedia, bersiap, dan mulai. Ketika aba-aba mulai diteriakkan, terkadang juga ditandai dengan adanya suara tembakan dari pistol yang mengarah ke atas.

4. Pergerakan peserta lomba

Setiap atlet lari, harus menggerakan badannya sesuai dengan aba-aba yang telah diberikan. Saat melakukan posisi bersiap, maka kaki sebelah kiri ditempatkan di depan dengan sedikit ditekuk. Lalu, pada kondisi bersedia, lutut kaki kanan yang berada di belakang, ditekuk dengan jarak antar kaki sebesar satu langkah.

Ketika kalian mendengar suara aba-aba yang mengatakan mulai atau ya, maka kedua tangan diposisikan berada di belakang garis awal dalam keadaan saling dirapatkan antar jarinya atau mengepal, terkecuali pada bagian ibu jari dibiarkan saja.

Wajib Tahu! Sejarah Perkembangan Bulu Tangkis di Indonesia

5. Sanksi bagi peserta

Hukuman atau sanksi yang akan dikenakan kepada para peserta, mulai diberlakukan saat garis start. Kondisi tersebut berlaku ketika ada salah satu peserta yang melakukan kesalahan sebanyak tiga kali berturut-turut, maka hukumannya adalah langsung didiskualifikasi.

Adapun kegiatan lainnya yang dapat membuat peserta lomba lari mengalami hukuman telak, yakni dikeluarkan dari perlombaan. Kegiatan yang dimaksud diantaranya pada saat seseorang mengganggu laju pergerakan dari pelari lainnya, berlari di luar lintasan yang ada, dan kepergok menggunakan dopping atau obat rangsangan. Obat ini diketahui sangat dilarang untuk dikonsumsi.

Terutama, ketika seseorang melakukan aktivitas yang membutuhkan energi yang sangat banyak. Karena, beresiko tinggi menyebabkan kerusakan pada bagian saraf dan sistem pernafasan dari pemakai obat tersebut.

6. Jumlah babak

Dalam perlombaan olahraga lari pendek, terdapat 4 macam babak yang harus dilalui oleh setiap peserta untuk mendapatkan gelar juara. Babak pertama dilangsungkan jika jumlah peserta sudah terbilang cukup banyak. Selanjutnya, babak kedua dilakukan untuk menyeleksi kembali peserta yang masih bertahan dari babak pertama.

Babak ketiga seringkali kalian kenal dengan istilah semifinal. Tentu saja peserta semifinal jumlahnya lebih sedikit dari kedua babak sebelumnya. Babak akhir atau babak penentuan dikenal dengan sebutan babak final.

Peserta yang berhasil bertahan hingga babak ini, maka akan mendapatkan peringkat sesuai dengan pencapaiannya masing-masing. Juara 1, 2 dan 3 diberikan kepada mereka yang memiliki skor tertinggi dalam babak final.

Panjang lintasan yang terdapat dalam lomba lari jarak pendek yaitu sebesar 1,22 meter. Lintasan tersebut dibagi menjadi 8 nomor. Selain arena perlombaan, perlengkapan atlet juga dibutuhkan dalam perlombaan lari.

Sepatu atau spikes harus sesuai standar yang berlaku. Sepatu harus memiliki bahan yang kuat serta terasa ringan saat dipakai ketika melangsungkan lomba. Balok start, stopwatch, tiang finish, pistol aba-aba dan bendera start disiapkan oleh pihak penyelenggara.

Sekian perjumpaan kali ini terkait pembahasan Sejarah lari jarak pendek.. Semoga bermanfaat.

About the author: Fian Lux

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *